Senin, 20 Oktober 2014

Polarisasi dan Propagasi Pada Antena

Band Frekuensi pada jaringan transmisi radio :
  • Very Low Frequency , Kurang dari 30 KHz , panjang gelombang lebih dari 10 km , Gelombang Myametik
  • Low Frequency , 30 - 300 KHz , panjang gelombang 1 - 10 km , Gelombang kilometer
  • Medium Frequency , 300 - 3000 KHz , panjang gelombang 100 - 1000 m , Gelombang hektometer
  • High Frequency , 3 - 30 MHz , panjang gelombang 10 - 100 m , Gelombang dekameter
  • Very High Frequency , 30 - 300 MHz , panjang gelombang 1 - 10 m , Gelombang meter
  • Ultra High Frequency , 300 - 3000 MHz , panjang gelombang 10 - 100 cm , Gelombang desimeter
  • Super High Frequency , 3 GHz - 30 GHz , panjang gelombang 1 - 10 cm , Gelombang centimeter
  • Extremly High Frequency , 30 GHz- 300 GHz , panjang gelombang 1 - 10 mm , Gelombang milimeter
Macam - macam gelombang pada transmisi radio :
  1. Gelombang tanah (groundwave) : Gelombang yang merambat dekat bumi
  2. Gelombang udara (skywave) : Gelombang yang berada diudara dipantulkan ke bumi dengan lapisan ionosphere
  3. Gelombang angkasa (trophoswave) : Gelombang yang merambat di langit seperti cahaya
  4. Gelombang antariksa (skywave)
Hal yang terjadi pada komunikasi radio ditandakan dengan :
  1. Adanya kehilangan (loss) antara pemancar dan penerima
  2. Tingginya noise dari luar oleh udara, angkasa dan daerah sekitar pemeriksa
Radio HF menggunakan gelombang udara yang menggunakan lapisan ionosphere untuk memantulkan gelombang radio ke bumi, dan memiliki jarak pancaran paling jauh diantara frekuensi lainnya.

Lapisan ionosphere berfungsi seperti cermin yang memnatulkan gelombang radio ke permukaan bumi dan lapisan F merupakan pantulan fokusnya.

Mail's birthday







































Minggu, 12 Oktober 2014

Konfigurasi ONT ZTE F660 dengan SecureCRT untuk layanan Triple Play for Septian Eko

 Untuk pengertiannya sendiri, Telnet adalah protokol client-server yang    memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan.
 Kali ini penulis menggunakan aplikasi SecureCRT dengan Telnet untuk mengkonfigurasi ONT ZTE F660 agar dan terkoneksi dalam jaringan yang sudah tersambung secara fisik dengan langkah sebagai berikut :

                                         i.            Masuk kedalam IP Telnet yang telah disediakan, kali ini penulis menggunakan IP 172.28.11.12

                                       ii.            Layanan yang penulis akan create kali ini adalah layanan Tripple Play yaitu untuk Speedy, UseeTV, dan Voice sehingga dibutuhkan informasi dari divisi lain untuk dimasukan informasinya kedalam ONT serta OLT seperti untuk voice dibutuhkan informasi VLAN, IP Signaling, Gateway, untuk Speedy dibutuhkan informasi VLAN, User, dan Password, untuk UseeTV dibutuhkan informasi VLAN.

                                            Tabel 2.5 Informasi yang dibutuhkan untuk create jaringan baru

Voice
Speedy
USeeTV
VLAN
1490
3161
111 dan 110
IP Signaling
172.28.105.54/26


Gateway
172.28.105.1


User

122701207328

Password

Telkom135


                                         iii.           Selanjutnya adalah melakukan interface menggunakan Telnet melalkui SecureCRT dengan memasukan command “interface gpon-onu_0/5/4:20’
5 itu adalah posisi rak yang terhubung pada OLT dan 4 itu adalah port ke-4 dari rak tersebut, dan 20 adalah nomor pelanggan dalam port ke-4, biasanya 1 port dapat digunakan 
                                         iv.            Setelah berhasil masuk kedalam interface maka keterangan akan berubah menjadi (config-if) seperti pada gambar – gambar dibawah ini , untuk tcont berfungsi sebagai upstream dan gemport berfungsi sebagai downstream , untuk 2 penulis menggunakan untuk voice, 3 untuk speedy, dan 4 untuk USeeTV, penomoran antara tcont dan gemport harus sesuai, untuk switchport informasi yang kita masukan adalah VLAN dari layanan masing-masing, seperti gemport dan tcont , switchport pun penomorannya harus sama, sedangkan igmp adalah command untuk UseeTV.
     Gambar 233 Command untuk melakukan konfigurasi upstream (terlampir)
                            Gambar 2.34 Command untuk melakukan konfigurasi downstream (terlampir)
                        Gambar 2.35 Command yang digunakan untuk melakukan konfigurasi    switchport dan igmp (terlampir)

                                       v .            Agar mengetahui apakan konfigurasi yang kita lakukan benar atau tidak adalah dengan melakukan command berikut ini ‘show running-config interface gpon-onu_0/5/4:20’ dan akan muncul hasil seperti gambar dibawah ini.Jika berhasil maka tcont akan memunculkan informasi allocid dan gemport akan memunculkan informasi portid.
                     Gambar 2.36 Command untuk mengecek konfigurasi (terlampir)
                                         vi.            Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi secara logika pada bagian ONT, dengan memasukan command ‘pon-onu-mng gpon-onu_0/5/4:20’ seperti sebelumnya dibagian ONT perlu diperlukan konfigurasi flow dengan nomor yang sesuai seperti gemport,tcont,switchport dan melakukan flow priority yaitu pada saat pemasangan baru yang mana dahulu yang akan diaktifkan, 255 adalah jumlah channel TV pada UseeTV.Konfigurasi ‘vlan-filter-mode ethuni eth_0/1 tag-filter vid-filter untag-filter discard’ dilakukan agar suatu saat jika terjadi gangguan dapat dimonitor dengan Telnet.’ voip protocol h248’ untuk konfigurasi ini h248 berarti menggunakan softswitch.Untuk command ‘ip-host 2 ip 172.28.105.54 mask 255.255.255.192 gateway 172.28.105.1’ kita masukan seperti informasi yang telah didapat dan juga ‘pppoe 1 nat enable user 122701207328 password telkom135’
Gambar 2.37 Command untuk melakukan konfigurasi pada ONT (terlampir)
                                         vii.            Untuk melakukan pengecekan apakah konfigurasi kita sudah terdaftar atau tidak maka kita harus memasukan commad ‘show igmp mvlan 110’ dan jika ada tertulis dibagian receive port ‘gpon-onu_0/5/4:20:4’ maka konfigurasi yang kita lakukan berhasil.
                                        vii i.            Langkah terakhir dalam melakukan konfigurasi jaringan ini adalah melihat status layanan,dengan cara memasukan command ‘show gpon remote-onu-voip-linestatus gpon-onu_0/5/4:20’ untuk melihat status layanan telefon dan ‘show gpon remote-onu pppoe gpon-onu_0/5/4:20’ untuk melihat status layanan speedy.Jika pada service status tertulis registered maka konfigurasi layanan telefon berhasil dan jika pada keterangan NAT tertuliskan enable maka konfigurasi layanan speedy sudah berhasil.